“DREAMS”
Oleh
: Vita Oktaviani
“The
future belongs to those who belives in the beauty of their dreams” (Eleanor
Roosevelt).
Masa depan ada dalam genggaman orang yang yakin akan
indahnya impian mereka, begitulah kata bijak dari Elanor Roosevelt. Apa itu benar
kawan? Lalu bagaimana orang yang tidak yakin dengan mimpi mereka atau bahkan
tidak mempunyai mimpi? Apakah mereka tidak akan memilki masa depan yang cerah?
Kata sebagian orang hidup itu “let it flow”, biar mengalir
bagai air. Padahal tidak seperti itu kawan. Allah menciptakan kita juga kan ada
tujuannya. Lalu masa kita menjalani hidup ini mengalir begitu saja? tanpa tau
kemana arah dan tujuan kita melangkah. Hidup ini perjalanan, kawan. Perjalanan
untuk mencapai kehidupan kita yang abadi kelak. Dalam perjalanan tentu kita
butuh tujuan, kalau tidak ada tujuan betapa kita akan kebingungan apa yang
harus kita lakukan, apa kendaraan kita, dan apa bekal yang harus kita bawa.
Bukankah itu nantinya malah akan menyesatkan kita? Hmm...dan karena itulah,
mimpi itu ibarat tujuan kita. Thomas Charlie berkata “Seseorang dengan tujuan
yang jelas akan membuat kemajuan walaupun melewati jalan yang sulit. Seseorang
yang tanpa tujuan, tidak akan membuat kemajuan walaupun ia berada di jalan yang
mulus.”
Dalam bahasa inggris mimpi kita kenal dengan DREAM. Dari
kata ini bisa kita rangkai jadi :
(D)ambakan
(keinginan yang kuat)
(R)asakan
(memiliki hubungan emosional yang kuat)
(E)nyahkan
keraguan (bulatkan tekad)
(A)mbil
keputusan (sekarang atau tidak sama sekali)
(M)aju
terus! (Gigih, hingga titik darah penghabisan)
Rumusan DREAM ini bisa kita jadikan pegangan. Kita awali
dengan bermimpi. Kita rangkai mimpi-mimpi kita. Setelah itu kita rasakan dan
tanamakan dalam hati mimpi-mimpi kita tersebut. Kita hilangkan segala keraguan,
full kan keyakinan kita kawan. Ambil keputusan untuk mulai bergerak, berusaha.
Mimpi yang besar butuh perjuangan yang besar. Agar kesuksesan dan kebahagiaan
kita pun besar. Selain itu, gigih. Tidak ada yang instan. Keberhasilan dipenuhi
dengan berbagai rintangan, bahkan mungkin kegagalan. Jadi, amat dibutuhkan
kegigihan untuk dapat sampai pada puncak mimpi kita, top our dreams. Finally,
our dreams come true J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar