Pelita yang datang
Setelah sekian lama dunia kelam
Tak akan pernah padam
Meski ragamu tak lagi ada di hadapan mata
Meski tak pernah kami jumpa
Kau hidup bercahaya dalam dada
Rasulullah, penerang jalan umat semesta
Laksana hujan yang amat dirindu
setelah sekian lama
tandusnya kalbu
kau curahkan ajaranNya
kau arahkan hati kami
padaNya
Akhlakmu yang indah dan agung
Terpancar dari segala nafasmu
Tak ada setitik pun debu
yang menyelimuti putih hatimu
Kuat, kokohnya sabar dan tabahmu
Menerjang segala badai serangan
Bijaksana adalah jubahmu
yang gagah
Penyayang adalah cahaya
hatimu
yang tak pernah redup
Rasulullah, rasul kami
kami umatmu, amat sayang
padamu
Shalawat dan salam semoga selalu Allah limpah
curahkan padamu, aamiin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar