Kamis, 17 Juli 2014

Kenang Struggle to University :)

Bismillah....
LONG HOLIDAY :D
alhamdulillah.. :)
subhanallah..
Alhamdulillah, 4 semester telah aku jalani. Menjadi Mahasiswa penimba ilmu berbasic kan kecintaan aku pada dua hal yaitu sains dan pendidikan. Alhamdulillah Allah menempatkan aku di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, di fakultas Tarbiyah jurusan pendidikan Fisika ini. Mengingat kembali perjalananku 2 tahun yang lalu untuk bisa duduk di bangku kuliah. Alhamdulillah kurasakan itu semua merupakan mozaik yang indah dan berarti dalam hidupku. Ketika perjuangan SNMPTN Undangan, ngurus2 nilai2 raport ke TU, ngitung2 rata-rata raport, melihat peluang antara daya tampung dan peminatnya. Mencari-cari univ yang ada keguruannya. Dan saatnya pengumuman, dag-dig-dug tak terhindari, merupakan bagian dari indahnya perjuangan menuju perguruan tinggi. Saat SNMPTN Undangan dibuka, alhamdulillah aku bisa membukanya di rumah..dan, indahnya jawaban yang Allah berikan ke aku, tanpa menggoreskan luka sedikitpun pada hatiku. Ketika aku memasukkan nama dan paswordku, kubuka dan tertera di sana ucapan “selamat VITA OKTAVIANI diterima di jurusan FISIKA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG.” Aku tersenyum simpul. Ada hati yang lega. Tapi hati yang juga semangat yang semakin membara untuk mengikuti jalur berikutnya. Karena jurusan pendidikan masih yang aku inginkan, waktu daftar snmptn ternyata tidak ada pend. Fisika di jalur ini, jadi aku ambilnya yang Fisika sains. Dan ternyata keterimanya disitu. Bismillah, dengan tidak bermaksud menyakiti siapapun & dengan tidak bermaksud tidak mensyukuri, aku mencoba untuk langkah berikutnya demi kata hati.
Berikutnya yaitu jalur SNMPTN tulis. Sempat ingin sekali aku bimbel GO di Subang, agar aku bisa cukup instensif dan lebih siap ikut tes tulis. Aku pun mulai bilang sama papa. Aku juga mengajak Ose (sahabatku) agar mau ikut, walaupun belum fiks dan diijinkan, tapi aku bisa lihat kalau Ose pun mau. Tapi, setelah aku bilang ke papa mama, papa kurang menunjukan kesetujuannya. Sedangkan mama sebenarnya setuju. Tapi apa daya, kalau papa kurang mengijinkan, maka aku pun tak mengapa, aku ga ikut bimbel. Tahukah kamu laptop, jauh di dalam hatiku, dari dulu aku ingin sekali yang namanya ikut bimbel. Aku ingin mencicipi bagaimana rasanya bimbel, belajar lebih. Sampai-sampai aku bikin puisi dan lagu tentang kerinduanku pada ilmu, yang maksudnya adalah rinduku ingin mencicipi bimbel. Hehe... Tapi alhamdulillah, Allah selalu Maha Tahu dan Maha Memberi yang Terbaik untuk setiap hambaNya :) Allah kuatkan aku dan terus pompakan semangatku. Aku pun jadi tersadar bahwa biarlah aku tak bimbel di GO atau di tempat Bimbel yang lainnya. Tapi aku yakin bahwa Allah senantiasa membimbingku, Allah selalu bersamaku J Dengan modal sebuah buku kumpulan soal2 SNMPTN aku pun mencoba belajar dengan sungguh-sungguh. Ditambah dengan buku-buku dari kaka kelas, aku juga semakin semangat untuk belajar.
Setelah itu tiba waktunya untuk tes. Aku mendapatkan tempat di SMPN 10 Bandung. Bersama kedua sahabatku, ROSE dan DINA, kita bertiga berjuang go to Bandung :) :) :)

                                         (ket foto : aku & Ose :), Dina mf ga da fotonya )
Dan betapa indahnya perjuangan di Bandung. Kita nginep di kostan sodaranya Ose, di Ledeng. Hari pertama sebelum tes, kita survey tempat ujian dulu. Dengan naik angkot Kalapa-Ledeng, kita mulai merayap ke tempat ujian. Alhamdulillah tempat ujian aku dan Ose tidak begitu jauh, bisa ditempuh jalan kaki. Ose di Jl.Kautaan Istri di SMPN 43B kalau ga salah, hehe.. Sedangkan Dina lumayan jauh daerah Buah Batu, harus naik angkot lagi. Tapi tidak mengapa, tidak menyurutkan semangat Dina untuk ujian.
Ujian Snmptn tulis dilaksanakan dua hari. Alhamdulillah selama ujian itu berjalan lancar dan ku nikmati. Aku berkenalan dengan seorang teman perempuan asal Bandung kalau tidak salah, tapi aku lupa lagi namanya siapa. Dia memilih Unpad, aku juga lupa jurusan apa, hehe. Tapi yang jelas di situ aku dan dia sama-sama saling mendo’akan dan berharap kelak suatu hari bisa bertemu lagi dengan status aku sebagai mahasiswa upi dan dia unpad, aamiin. Oh iya belum cerita, di snmptn ini aku ambil paket IPA, dan hanya boleh memilih dua jurusan. Aku pilih dua jurusan di Upi semua, yaitu pend. Matematika & pend.fisika. kalau dipikir-pikir memang telak juga aku milih yang dua2nya fav. Dan cukup ketat. Tapi insya Allah itu bukan karena ego ku, tapi kata hatiku. Sedang Ose pilih Unpad & upi kalau ga salah, Dina Upi semua kalau tidak salah. Bismillah...kita pun berjuang dan menitipkan mimpi kita padaNya. Banyak kejadian yang lucu dan berkesan, dimulai dari tidur yang miring2 bertiga, karena kostannya ga terlalu luas, belajar tambahan dari buku2 bekas bimbel GO sodaranya Ose, ngitung2 Passing grade, kelaparan pulang snmptn sampe lemes banget aku diangkot dan pas makan ngadegdeg, hehe.., liat2 lapak buku sebelum nyamper Ose ke tempat ujiannya, beli sate di pinggir kampus upi (sambil megang pagar putih upi di pinggir jalan, sambil aku hayati dan berdo’a, ya Allah, pingin di sini kuliahnya, hehe..), sampe cerita mimpi2 masa depan sepanjang perjalanan pulang naik mobil Elep, sama Dina & Ose. Subhanallah walhamdulillah...
Alhamdulillah, hari yang dinanti tiba, pengumuman snmptn tulis. Bismillah, hasilnya menyejukkan hati lagi, belum lulus. Ternyata Ose & Dina pun sama. Tapi kenapa aku bilang menyejukkan? Karena pada saat itu adalah hari dimana aku besoknya ujian mandiri UIN. Alhmdulillah. Ke UIN ini juga ada uniknya, tadinya aku ga ada rencana mau ikut tes ujian mandiri, tapi alhamdulillah Allah beri aku jalan, dan alhamdulillah, kini bisa berjuang sepenuh hati untuk masuk UIN.
Masuk UIN juga serangkaian proses yang beitu berkesan. Dimana sebelumnya aku dan sahabat2ku dari Smadi yaitu de Shinta, dhe Lusi, Ane, Siti, Endri, Dodi, dan Abdul ikut bimtest dulu. Unik dimana saat kita berama-ramai diantar orang tua kita kumpul di Yadika, dengan membawa ransel perbekalan untuk sekitar sepuluh hari di Bandung, kita memenuhi angkot yang kita naiki menuju ke Subang. Hehe.. Terus pas di Bandung kita harus nyari tempat tinggal, kost, kesana-kemari, alhamdulillah akhirnya ketemu yang cocok. Dan pada saat  ujian, aku diuji juga dengan kurang sehat, aku alergi karena dingin, hee.. Dan sebenarnya ada suatu pengganjalan juga sebelum aku memilih jurusan di UIN, aku tetap bertekad semua yang kupilih tarbiyah keguruan, walaupun aku dengar juga sebaiknya jangan tarbiyah semua. Tapi bismillah aku tetap pilihan yang sama. Karena niat aku ingin jadi pendidik (guru) :) Dan sebenarnya sempat pula terpikir oleh aku untuk ikut ujian mandiri ke kampus lain, tapi aku tau bahwa uang sumbangan kayaknya bermain di situ. Alhamdulillah lewat nasihat dan arahan papa, aku kuatkan dan ikhlaskan, upi. Ketika aku lewat upi menuju uin (sepuluh hari tea), sebelum pengumuman tulis dibuka, aku berdoa penuh harap “ya rabb, tempatkanlah aku di tempat yang terbaik untukku, dan Allah berikan kekuatan pada ku untuk dapat melakukan yg terbaik di dalamnya. Aamiin. Kata Pendidikan kah atau Islam kah yang akan menjadi almamater ku kelak. Aku pasrahkan semuanya padaMu.”
Alhamdulillah, pengumuman ujian UIN diumumkan dan hasilnya sungguh menyejukkan hatiku. Pendidikan Fisika UIN SGD Bandung
Dan semua sahabat dari Smadi lulus juga :D
Subhanallah, walhamdulillah :)

Mulai dari Bimtes, aku semakin termotivasi dan terbuka pengetahuan ku akan UIN lewat kakak2 pembimbingnya dan ada juga dosen yang ikut membimbing.
Ditambah pas OPAK 2012, OPAK fakultas, dan OPAB TORSI (Ta’aruf & Orientasi Pend. Fisika) semakin menambahkan kesyukuranku. Saat pertama kali aku lihat Dekan Tarbiyah, diantara para dekan, beliau amat berwibawa & bijaksana. Saat do’a di akhir acara OPAK, air mata ini mengalir derasnya, kami berharap diberikan kelancaran & kesuksesan dalam perkuliahan hingga memperoleh gelar sarjana nanti, aamiin..
Dan juga terpacunya semangat mana kala TORSI untuk dapat “do the best with physisc” :) dan menggelegar “Eureka, Eureka, Eureka” :D
                                                              
       
                                       
Dan alhamdulillah, sahabat2ku pun ditempatkan di tempat yg insya Allah terbaik untuk mereka, Rose di Unpas jurusan Pend. Biologi (alhamdulillah, master Biologi dia ;), dan Dina calon entreupener muda di STEI SEBI Depok (kata Dina, yah ga jadi orang Bandungnya, aku jawab, yg penting jadi Dina E. Saputri nya ;), E = Entrepreuneur).

Intinya dari itu semua, jalanilah setiap mozaik dalam kehidupanmu dengan berpegang padaNya. Siapapun & dimanapun kita, insya Allah akan selalu diberkahi Allah bila selalu dalam koridor keridhoanNya. Barakallah :D

                             

2 komentar:

  1. Subhanallah vita.. terharu baca nya. inget perjuangan kita dulu walaupun hasilnya insya Allah ini yg terbaik... aaaa kangen ih :(

    BalasHapus
  2. dua tahun kemudian :D
    iya ose subhanallah walhamdulillah yaa :D

    #denganposisiosenyadipinggirvita :D hehe

    BalasHapus